painting,painting, paint a lot of things

seperti Humbert Humbert yang meng-gila-i Lolita, begitu pula aku kini meng-gila pada Contemporary folk art paintings. Mungkin karna aku pernah -tumbuhserta- melihat beberapa gambar folk art yang dikumpul dibeberapa encyclopedia tua milik Bapak. dan menikmatinya disetiap petang disaat semua orang sibuk dengan masing-masing jajanan sorenya. seperti sengat elektrik yang menjalar membunuh rasa letih setelah sekolah dan bermain, juga kadang seperti selimut saja menemani aku tidur.  

Mr. Jose

dengan rokok berasap yang di genggam dengan mulut

dan kacamata yang jatuh keujung hidung

bapak tetap tampan seperti kala aku pertama kali baru bisa membaca

buku cetak bahasa indonesia

ketika teringat petikan ukulele mengalunkan kicauan laurent voulzy

dan seperti yang ku dengar sekarang pada mp3’s playlist 

membuat rindu ku semakin menggumpal gumpal

kobar api meliuk-liuk tertiup sepoi angin sore dan

di sebuah ayunan berwarna merah muda ketika itu biji bunga matahari

sebagai penyemangat saat kita berbicara tentang malam

berjalan disamping bapak yang gagah adalah kebanggaan

karna dilangkah yang panjang dan cepat bapak tidak pernah 

hilangkan satu saja senyum pada

sesiapa

pun kala sebuah teka teki bergelimang di rumah 

dan semua penduduk rumah

berwarna merah, aku masih bisa melihat teduh diwarna bapak

kesabaran yang tak pernah habis bagaimanapun ancaman

sebuah anugerah yang tak bisa dibayar apa-apa

karna lelaki-lelaki menawan wanitanya hidup-hidup

bukan apa-apa,

tetapi karna kelembutan dan ketulusan saja

jeez banana

apa kalian pernah melakukan sesuatu? karna seringkali hasrat untuk melakukan itu membuncah hebat. tak perduli dengan waktu apalagi kesempatan karna melakukan itu seperti mendapatkan sesuatu..jeez banana..leahh… wanita mana yang ga akan gila. blaaaaah..bisa-bisa heart attack tiba-tiba seperti saat ini, midnight sale telah direncanakan setahun yang lalu oleh toko di ujung jalan sana dan wanita mana yang mau duduk dirumah ketika stuff impiannya dipotong setengah harga. no no no… sesuatu itu sangat menarikku saat ini..jauh ke dalam arus grafitasi.

with whom you will fight? alien 

aku ingin menjauh dari orang yang tak sungguh ini

dia tak merubah apapun kecuali hatiku

tak satupun kecuali bertambah sakit

aryati’s day

Ini adalah hari dimana ia mulai mendefinisikan angka-angka sebagai harta atau hutang. dan merumuskan capital tuannya dalam suatu laporan. setiap buku dan pena beradu-radu. dan mesin penghitung memainkan peran penting ketika Declining Balance Method tidak bisa dihitung karna terlalu rumit.

Dipertengahan malam pena masih berdecit. ia masih saja sibuk mendepresikan dan mendeplesikan semua peralatan, persediaan atau sekedar menghitung berapa banyak cara untuk menaksir deviden bulan ke enam.

Periode ini tercatat banyak kerugian piutang tak tertagih. Hari hari biru adalah ketika menaksir berapa lama lagi periode periode seperti ini akan dilalui.

Pencatatan, perhitungan periode per periode dirangkumnya dalam empat lembar kertas ukuran besar dan panjang. empat macam laporan dan melaporkanya kepada empat wajah tuan. 

2 notes

no bra for today

1 note